Anak Mengonsumsi Kopi Berbahaya Nggak?

Anak Mengonsumsi Kopi Berbahaya Nggak? - Tren meminum kopi nyatanya sudah menjadi budaya tersendiri di kalangan semua usia. Kopi yang dahulu hanya sebatas minuman penangkal rasa kantuk sekarang menjadi minuman wajib saat nongkrong bagi remaja. Lalu apakah konsumsi kopi baik untuk anak-anak?


Dia menyarankan pada orang tua untuk menghadapi situasi ini. Dia mengatakan orantua dapat memberikan pemahaman tentang kafein dan efek sampingnya pada sang anak. Hal ini agar anak-anaknya berusaha untuk menghindari konsumsi kopi dalam jumlah yang banyak.

Dr Marci Scneider, seorang spesialis dalam kedokteran remaja setuju bahwa anak-anak di bawah usia 18 tahun disarankan untuk tidak mengonsumsi kafein. “Hal terbaik bagi mereka untuk tidak memulai mengonsumsi sesuatu yang menyebabkan kecanduan,” kata Scneider. Lefferts menambahkan gangguan tidur terutama yang tidak diinginkan. Ini karena perkembangan tubuh dan pikiran membutuhkan tidur yang cukup. Bahkan dosis rendah kafein juga dapat menyebabkan efek pada denyut jantung dan tekanan darah pada anak-anak.Namun, efek kafein pada anak-anak akan lebih terlihat jelas.

Hal ini seperti dijabarkan oleh Lisa Lefferts, ilmuwan senior di Pusat Ilmu Pengetahuan untuk Kepentingan Umum. “Dibandingkan dengan orang dewasa, anak-anak dan remaja pada umumnya lebih tergantung saat mengonsumsi kafein. Ini mengapa kafein jauh lebih memprihatinkan bagi mereka,” katanya. Kafein pada kenyataannya dapat merangsang sistem saraf pusat. Hal ini yang memberikan pengaruh kepada seseorang seperti rasa gelisah sehingga sulit untuk tidur. Bahkan kafein juga mampu menyebabkan ketergantungan. Untuk orang dewasa, efek kafein ini mungkin benar-benar bermanfaat ketika harus mengerjakan tugas lembur.

Dilansir dalam The Ktchn, Sebuah penelitian membahas tentang berapa usia yang tepat untuk mengonsumsi kopi. Menurut sebuah studi 2014 oleh CDC, 73 persen anak-anak mengonsumsi kafein pada hari tertentu. Laporan konsumsi kopi ini meningkat sekitar 24 persen dari 10 tahun sebelumnya. (Kopi Indonesia)

Kopi Indonesia

Kopi Indonesia - Kopi Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga terbesar di dunia dari segi hasil produksi. Kopi Indonesia memiliki sejarah panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat di Indonesia. Indonesia diberkati dengan letak geografisnya yang sangat cocok difungsikan sebagai lahan perkebunan kopi. Letak Indonesia sangat ideal bagi iklim mikro untuk pertumbuhan dan produksi kopi.

Kopi Indonesia
 


Asal Usul Kopi Indonesia

Pada era Tanam Paksa atau Cultuurstelsel (1830—1870) masa penjajahan Belanda di Indonesia, pemerintah Belanda membuka sebuah perkebunan komersial pada koloninya di Hindia Belanda, khususnya di pulau Jawa, pulau Sumatera dan sebahagian Indonesia Timur. Jenis kopi yang dikembangkan di Indonesia adalah kopi jenis Arabika yang didatangkan langsung dari Yaman. Pada awalnya pemerintah Belanda menanam kopi di daerah sekitar Batavia (Jakarta), Sukabumi, Bogor, Mandailing dan Sidikalang. Kopi juga ditanam di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra, Sulawesi, Timor dan Flores. Pada permulaan abad ke-20 perkebunan kopi di Indonesia mulai terserang hama, yang hampir memusnahkan seluruh tanaman kopi. Akhirnya pemerintah penjajahan Belanda sempat memutuskan untuk mencoba menggantinya denga jenis Kopi yang lebih kuat terhadap serangan penyakit yaitu kopi Liberika dan Ekselsa. Namun didaerah Timor dan Flores yang pada saat itu berada di bawah pemerintahan bangsa Portugis tidak terserang hama meskipun jenis kopi yang dibudidayakan disana juga kopi Arabica.


Kopi Indonesia


Pemerintah Belanda kemudian menanam kopi Liberika untuk menanggulangi hama tersebut. Varietas ini tidak begitu lama populer dan juga terserang hama. Kopi Liberika masih dapat ditemui di pulau Jawa, walau jarang ditanam sebagai bahan produksi komersial. Biji kopi Liberika sedikit lebih besar dari biji kopi Arabika dan kopi Robusta. sebenarnya, perkebunan kopi ini tidak terserang hama, namun ada revolusi perkebunan dimana buruh perkebunan kopi menebang seluruh perkebunan kopi di Jawa pada khususnya dan di seluruh Indonesia pada umumnya.


(Kopi Indonesia)